Sports News

Jumat, 03 Juni 2011

Shaquille O'Neal Umumkan Pensiun di Twitter

Foto: Shaquile O'Neil/Reuters
Foto: Shaquile O'Neil


BOSTON - Shaquille O'Neal membuat sebuah pernyataan menganggetkan. Center yang pernah mendominasi ini, segera pensiun setelah berkarier nyaris dua dekade di NBA.

Pemain yang akrab disapa Shaq ini, mengumumkan rencana pensiunnya melalui sebuah video yang diposting via akun jejaring sosial seperti Twitter. Shaq mengucapkan terima kasih kepada semua pendukungnya.

"Kami telah melaluinya. 19 tahun baby. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Anda semua, itu kenapa saya mengatakan ini kepada Anda. Terima kasih, saya segera berbicara dengan Anda," demikian tulis Shaq dilansir dari Reuters, Kamis (2/6/2011).

Dengan tinggi badan 2,16 meter dan 147 kilo, Shaq memang pernah menjadi pebasket paling menakutkan di NBA. Terbukti, rata-rata Shaq mengoleksi 23,7 poin dan 10,9 rebounds untuk setiap pertandingan.

Beberapa tim seperti Orlando Magic, Los Angeles Lakers, Miami Heat, Phoenix Suns, Cleveland Cavaliers dan Boston Celtics pernah merasakan servinya. Center 39 tahun juga turut membawa tim basket Amerika meraih medali emas di Olimpiade Atlanta 1996.

Selama berkarier di NBA selama 19 tahun, Shaq telah mengumpulkan 28,556 poin, atau menempati peringkat kelima pengumpul angka terbanyak.

Seru, Mavs Samakan Kedudukan


Foto: Dirk Nowitzki/Reuters
Foto: Dirk Nowitzki

MIAMI - Dallas Mavericks berhasil mencuri satu game di kandang Miami Heat pada final NBA 2010/2011. Akhirnya, Dirk Nowitzki dkk berhasil memenangi game kedua dengan skor 95-93. Skor menjadi 1-1.

Adalah Nowitzki yang menjadi bintang Mavericks di American Airlines Center, Jumat (3/6/2011) siang WIB. Pemain berambut gondrong ini berhasil mengemas angka tertinggi buat Mavericks dengan torehan 24 poin dan 11 rebounds.

Mavericks yang tertinggal setelah menelan kekalahan pada game pertama, berusaha untuk bangkit dan menyamakan kedudukan. Sebenarnya, LeBron James dkk sempat memimpin dengan skor 75-71 atas Mavs menutup kuarter ketiga. Namun Mavericks tidak menyerah begitu saja.

Nowitzki sempat membuat lemparan tiga angka untuk memperkecil ketinggalan menjadi 90-88 pada sisa kuarter empat. Bahkan, forward asal Jerman itu berhasil menyamakan kedudukan menjadi 90-90, ketika pertandingan tersisa kurang dari 1 menit.

Nowitzki yang sedang on-fire kembali membuat pendukung tuan rumah terdiam. Pemain jangkung Mavs ini membuat lemparan tiga angka, untuk membawa tim tamu memimpin dengan skor 93-90.

Tapi Heat tidak mau tinggal diam. Chalmers membuat sebuah lemparan tiga angka untuk memaksa kedudukan kembali sama kuat 93-93, ketika pertandingan hanya tersisa 24,5 detik lagi. Heat untuk sementara selamat dari kekalahan.

Akhirnya, Nowitzki kembali mencuri perhatian. Pebasket veteran ini kembali melesatkan dua angka melalui aksi lay-up, untuk membawa tim tamu merebut kemenangan dengan skor sangat ketat 95-93.

Dwyane Wade yang menyumbang angka terbanyak buat Heat 36 poin dan 6 assists seperti menjadi sia-sia. James menambah dengan torehan 20 poin dan delapan rebounds. Selanjutnya, giliran Mavericks yang menjamu Heat pada game 3, 4 dan 5.

Kamis, 02 Juni 2011

Albelda Semusim Lagi di Mestalla


detail berita
Foto: David Albelda

VALENCIA – Meski musim ini jarang bermain akibat cedera, David Albelda tetap mendapat perpanjangan kontrak dari manajemen Valencia selama satu tahun lagi. Sejatinya memang kontrak gelandang veteran ini habis musim panas ini.

Perpanjangan kontrak ini diumumkan pihak klub sendiri pada Rabu malam, dengan perpanjangan ini berarti Albelda masih akan tetap membela El Che sampai 30 Juni 2012 mendatang, seperti dilansir Goal, Kamis (2/6/2011).

Ekstensi kontrak ini dinilai layak bagi manajemen Valencia atas jasa-jasa gelandang berusia 33 tahun tersebut karena telah membela Kelelawar Mestalla sejak 1996. Dia telah mengumpulkan 300 caps dan mempersembahkan enam gelar bagi Valencia, yaitu dua gelar La Liga (2001-02 dan 2003-04), Piala Super Spanyol (1999), Copa del Rey (2007-2008), Piala UEFA (2004) dan Piala Super Eropa (2004).

Musim ini pun Albelda berkontribusi menghantarkan Valencia lolos ke Liga Champions lagi musim depan setelah mampu bertengger di posisi ketiga, membayangi dua raksasa yang saling bermusuhan, Barcelona dan Real Madrid.

Selain Albelda, manajemen Valencia juga memberi masa ekstensi bagi sang penjaga mistar, Enrico Guaita karena telah bermain apik musim ini. Guaita diberi perpanjangan selama tiga tahun yang berarti Guaita masih akan merumput di Mestalla sampai Juni 2015 nanti.

Setelah Pirlo, Giliran Jankulovski Tinggalkan San Siro


detail berita
Foto: Marek Jankulovski

MILAN – Setelah Pirlo, Marek Jankulovski akan jadi veteran berikutnya yang akan angkat koper dari AC Milan musim panas ini setelah mengabdikan diri selama enam tahun di Milanello.

Kontrak Jankulovski yang kadaluarsa musim ini tak diperpanjang manajemen Il Diavolo, dan kini Janku, panggilan Jankulovski bersiap untuk meninggalkan Milan dan kembali ke klub professional pertamanya di Ceko, Banik Ostrava.

“Kenangan pertamaku saat pertama kali mengenakan kostum Milan, merupakan mimpi yang jadi kenyataan bermain untuk tim terbaik di dunia,” kata Janku seperti dilansir rossoneriblog.com, Kamis (2/6/2011).

“Datang ke Italia dari Ceko merupakan langkah yang besar, tak setiap orang punya kesempatan melakukannya. Saya merumput selama sebelas tahun dimana enam tahun saya habiskan karir saya di Milan, bermain banyak pertandingan dan menjadi bagian di banyak kejayaan,” tambah veteran berusia 34 tahun tersebut.

“Milan merupakan rumah kedua, namun segala hal pasti berakhir. Kenangan ini takkan saya lupakan dan menengok ke belakang melihat apa yang saya telah raih, saya menyadari banyak hal hebat yang saya lakukan di Milan,” tambahnya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih pada setiap orang, manajemen, klub yang mengizinkan proses pemulihan saya tetap berjalan meski kontrak saya telah habis. Hal ini menunjukkan betapa hebatnya klub ini,” tutup Jankulovski

Marek Jankulovski merumput selama 11 tahun di Italia. Menginjakkan kaki pertama kali di negeri Pizza pada tahun 2000 dan sebelum bergabung dengan Rossoneri di tahun 2006, dia bermain untuk Napoli selama dua tahun dan Udinese selama tiga tahun.

Messi Tak Berniat ke Tim Lain


detail berita
Foto: Lionel Andres Messi

BARCELONA – Lionel Andres Messi disebut-sebut takkan berhasil merumput di luar Spanyol. Pernyataan itu tak segera membuat sang mega bintang serta merta ingin tinggalkan Spanyol untuk membantah pernyataan tersebut.

Messi sendiri yang memang tak ingin meninggalkan Barcelona. Dia juga menyatakan tak berniat menyeberang ke Inggris atau ke tim Eropa lainnya, baginya Barcelona akan jadi yang pertama dan yang terakhir baginya.

Sampai saat ini pun belum ada satu pun klub yang berani mengungkapkan ketertarikannya untuk memboyong Messi keluar dari La Masia dan belum da satupun yang menawarnya. Kalau pun ada, Messi tegaskan kembali bahwa dia tak berniat hengkang dari raksasa spanyol tersebut.

Kini fokus Messi adalah beristirahat, setelagh bermain sangat baik pada final Liga Champions kemarin. Dia ingin sekarang ingin berkonsentrasi membela Argentina dalam Copa America yang kini digelar di negaranya sendiri.

“Saya mungkin tak sanggup bermain dan mengenakan kostum selain Barcelona,” tutur Messi sebagaimana disitat Talksport.co.uk, Kamis (2/6/2011).

“Saya sudah cukup beruntung memenangkan segalanya bersama Barcelona dan juga sejumlah gelar individu, tapi sekarang tujuanku adalah memenangkan Copa America bersama Argentina,” tutup Messi

Mancienne Resmi Tinggalkan The Blues


detail berita
Foto: Michael Mancienne

LONDON – Defender Chelsea, Michael Mancienne telah resmi menjadi milik Hamburg SV mulai musim panas ini. Kesepakatan antara Hamburg dan Chelsea menemui kata sepakat dengan harga 3 juta poundsterling.

Mancienne yang kerap dipinjamkan memang tidak betah untuk kembali ke Stamford Bridge setelah masa pinjamannya di Woverhampton telah habis. Di Molinuex pun pilar Inggris U-21 ini tak punya banyak kesempatan. Sia hanya bermain penuh sebanyak 17 kali sepanjang musim ini.

Meski begitu, Frank Arnesen, direktur sepakbola Hamburg yang baru, yang notabene merupakan mantan direktur olahraga di Chelsea tahu betul kualitas Mancienne, oleh karena itu Arnesen ingin mengajaknya untuk berkarier di Nordbank Arena musim depan.

Sang pemain juga menyatakan kegembiraannya dan berharap kariernya bisa berkembang pesat di Jerman setelah mengalami beberapa musim yang mengewakan di Inggris. Kini Mancienne akan ditunggu usai Piala Eropa U-21 Denmark untuk melakukan medical Check-up sebagai formalitas pamungkas sebelum berseragam Hansheaten.

“Hamburg merupakan tim hebat dengan fans yang luar biasa,” tutur Mancienne seperti dikutip Cleansheetallaround.co.uk, Kamis (2/6/2011).

“Saya sudah tak sabar untuk bermain di hadapan 50.000 fans Hamburg,” pungas Mancienne.

Wenger: Kami Tak Akan Lepas Nasri ke United

detail berita
Foto: Arsene Wenger


LONDON – Penawaran kontrak baru kepada Samir Nasri menemui jalan buntu. Gelandang asal Prancis kabarnya meminta gajinya disamakan dengan kapten Cesc Fabregas.

Masa depan Nasri bersama Arsenal menjadi teka-teki setelah Wenger menjelaskan negosiasi tak menemui kata sepakat. Pasalnya, Nasri meminta kenaikan gaji hingga 30 ribu poundsterling per pekan untuk menyamai pendapatan Fabregas yang mencapai 110 ribu poundsterling.

Andai tak juga mencapai titik temu, bukan tidak mungkin pemain 23 tahun akan dilepas pada jendela transfer musim panas, demi menghindari status bebas transfer tahun depan.

Belakangan beredar kabar Nasri diminati Manchester United. Apalagi, bek Patrice Evra juga sempat menyatakan bujukannya kepada Nasri. Namun, Wenger menegaskan tak akan melepasnya ke Old Trafford.

“Kami mengalami ketidaksepakatan finansial. Kami masih berdiskusi tapi belum menemui kata sepakat,” kata Wenger.

“Tapi satu yang pasti kami tak akan melepasnya ke United,” cetus The Professor, sebagaimana dilansir Daily Mail, Rabu (1/6/2011).

Rabu, 01 Juni 2011

Redknapp Siap Bentengi Modric & Bale


detail berita
Foto: Harry Redknapp

LONDON – Harry Redknapp siap membentengi Luka Modric dan Gareth Bale yang terus menjadi incaran sejumlah klub besar. Redknapp menegaskan tak akan melepas dua aset terbaiknya demi mengukuhkan Tottenham Hotspur sebagai klub papan atas Inggris dan Eropa.

Modric terus dihubungkan bakal hengkang dari White Hart Lane. Dia disebut-sebut bakal menjadi pengganti Paul Scholes di Manchester United. The Red Devils bahkan berani membayar 25 juta poundsterling sebagai kompensasi kepindahan Modric.

Selain Modric, Bale juga terus diincar klub elite Eropa, termasuk Barcelona, Inter Milan, dan terakhir AC Milan juga diklaim mengejar tanda tangan winger Wales.

Namun, Redknapp dengan lantang bakal mati-matian mempertahankan dua nyawa The Lilywhites.

“Semua pemain kunci terikat kontrak. Chairman dan saya telah berdiskusi dan kami tak punya keinginan menjual salah satu dari mereka,” cetus Redknapp, seperti dikutip Daily Mail, Rabu (1/6/2011).

“Mereka ada di klub papan atas dan kami ingin menambah skuad di bursa transfer musim panas, bukan malah melemahkannya demi merebut tempat Liga Champions musim berikutnya,” lanjut pelatih berkebangsaan Inggris.

Citizens Incar Trio Napoli


detail berita
Marek Hamsik dan Cavani

MANCHESTER – Setelah gagal mendapatkan winger Udinese Alexis Sanchez, Manchester City terus membidik bintang-bintang Serie A. Diakui sang pencari bakat, trio Napoli masuk bidikan Citizens.

Attilio Lombardo, mantan punggawa Sampdoria yang kini bekerja sama dengan Roberto Mancini di Eastlands, mengaku tengah berupaya membuka negosiasi dengan Napoli.

Tak tanggung-tanggung, tiga bintang Partenopei: Marek Hamsik, Edinson Cavani dan Ezequiel Lavezzi masuk dalam daftar incaran. Meski memiliki dana segar yang dikucurkan Sheikh Mansour, Lombardo sadar tak mudah memboyong ketiga pemain kunci tersebut secara sekaligus.

“Saya harap akan ada beberapa negosiasi antara Napoli dan City, terutama karena salah satu tiga penyerang mereka sangat cocok dengan City,” tandas Lombardo.

“Trio Cavani, Hamsik, dan Lavezzi akan membawa sukses di klub mana pun. Napoli memiliki pemain kuat, tapi saya ragu mereka akan melepas Hamsik dan Cavani secara bersamaan,” lanjutnya, seperti dikutip Football-Italia, Kamis (2/6/2011).

Pernyataan tersebut bisa jadi mengarah pada rumor yang beredar saat ini bahwa AC Milan juga berniat mendapatkan Hamsik pada jendela transfer musim panas.

Napoleon, Si Kuda Pelukis


Napoleon, Si Kuda Pelukis/Telegraph
Napoleon, Si Kuda Pelukis

BARCELONA - Napoleon, seekor kuda jantan berusia empat tahun keturunan kuda ras Belanda (Dutch Fairies) kini menjadi seekor kuda yang akrab dengan peralatan gambar.

Kuda jenis Dutch Fairies memang dikenal sebagai kuda yang dapat dilatih hingga memiliki sebuah kemampuan khusus.

Napoleon sendiri diajarkan melukis oleh seorang seniman lukis bernama Sergio Caballero, teman dari sang pemilik Napoleon.

Napoleon, menggunakan mulutnya untuk dapat mengendalikan kuas di atas kanvas, demikian seperti yang dilansir Telegraph, Rabu (1/6/2011).

Kemudian dia akan mengangguk-anggukan kepalanya sehingga kuas menghasilkan goresan-goresan akrilik pada kanvas.

Walau hasilnya sepintas hanya terlihat sebagai lukisan corat-coret biasa. Namun, hasil karya Napoleon berhasil membuat tiga kolektor lukisan jatuh hati dan ingin membayar mahal.

Akhirnya, sebuah lukisan Napoleon terjual dengan harga yang berkisar di antara 3.300 hingga 6.000 euro atau sekira Rp40-73 jutaan. Pembelinya adalah seorang kolektor lukisan dari Inggris.

Hanya Everton yang Ada di Hati Rooney


detail berita
Wayne Rooney bersama Javier Hernandez

MANCHESTER - Wayne Rooney adalah striker Inggris yang identik dengan Manchester United. Walaupun begitu, bagi Rooney sendiri hanya Everton lah tim yang berarti dan spesial dalam hatinya.

Rooney merupakan pemain kelahiran Liverpool dan besar dalam akademi sepakbola Everton. The Red Devils harus mengeluarkan sekitar 25,6 juta Euro untuk bisa memboyong striker bertubuh gempal ini ke Old Trafford pada tahun 2004.

“Ketika masih muda sangat sulit dalam membuat keputusan, dan saya pikir bila saya tidak melakukan hal itu mungkin sekarang saya tidak pernah mendapat kesempatan yang sama,” ujar Rooney dilansir dari Tribalfootball, Rabu (1/6/2011).

Rooney meninggalkan Everton ketika masih berusia 18 tahun dan memecahkan rekor transfer untuk pemain berusia dibawah 20 tahun di masa itu. Walaupun seragam telah berganti, Rooney tidak bisa berpindah ke lain hati karena masih mencintai Everton.

“Anak saya mendapat semua perlengkapan Everton, anda tidak menyukai sebuah tim hanya karena keluar atau pindah klub. Everton akan selalu ada di hati saya. Mereka yang membawa saya ke dalam sepakbola dan mengembangkan saya sebagai pemain, dan saya berterimakasih untuk itu,” tandasnya.

Berada dua musim di tim senior Everton, Rooney tampil sebanyak 77 kali dan mencetak 17 gol. Dirinya bersinar di United dan berhasil meraih empat gelar Premier League, satu gelar Liga Champions serta dua gelar Carling Cup selama karirnya.

Heat Rebut Game Pertama


LeBron James mencetak poin.(foto:Reuters)
LeBron James mencetak poin

MIAMI - Miami Heat menuai hasil positif di game pertama final NBA 2011 menghadapi Dallas Mavericks. LeBron James membawa Miami keluar sebagai pemenang dalam pertarungan sengit di American Airlines Arena,Miami, Rabu (1/6/2011) pagi.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Heat saat kembali menantang Mavericks di pertandingan selanjutnya, mengingat di musim reguler Heat tercatat tumbang dua kali di tangan Dirk Nowitzk dkk.

Miami langsung menggebrak di awal pertandingan dan sempat unggul 4-0, melalui Chris Bosh dan LeBron James, namun Mavericks tidak menyerah begitu saja. Kejar-kejaran poin terjadi dan Heat nyaris menutup kuarter pertama.Tapi dewi fortuna masih berpihak pada Maveriks, menjelang akhir,tembakan tiga angka Terry dan dua free thrownya membalikkan keadaan menjadi 17-16 untuk Mavs.

Di kuarter kedua Heat tampil ngotot mendulang poin-demi poin, tapi LeBron James dkk belum tampil memuaskan dan hanya berbagi skor 27-27.

Angin segar baru berembus di kuarter selanjutnya bagi Heat.Mavs agak kerepotan membendung agresivitas James dkk, sehingga Heat sukses membalikkan keadaan 22-17 atau total poin 65-61.

Heat akhirnya mengemas poin pertama 1-0 setelah mengunci kemenangan di kuarter penutup dengan posisi skor 27-23.Tembakan tiga angka Jason Kidd beberapa detik menjelang akhir pertandingan tidak mampu menyelamatkan Mavs dari kekalahan,Heat masih unggul 92-84.

LeBron James menjadi top performer dan sekaligus tersubur di Heat dengan torehan 24 poin, disusul Dwayne Wade dengan 22 poin, dan Chris Bosh 19 poin.Di kubu Mavs, Nowitzki mendulang 27 poin dan tampil sebagai top performer.

Game kedua akan digelar kembali digelar American Airlines Miami 2 Juni waktu setempat.

Conte Resmi Latih Bianconeri


detail berita
Antonio Conte

TURIN – Juventus akhirnya mengumumkan perekrutan Antonio Conte sebagai pelatih anyar. Pria yang sebelumnya menangani Siena ditarik menggantikan Luigi Del Neri.

Pengumuman kedatangan Conte sendiri dilakukan beberapa saat setelah klub resmi memberhentikan Del Neri. Dalam keterangannya Bianconeri mengaku mengontrak bekas gelandang serta kapten mereka untuk jangka waktu dua tahun ke depan.

“Antonio Conte telah kembali ke Juventus. Kali ini dia tidak akan memimpin kita di lapangan, namun dari bangku cadangan. Dia pelatih baru.

“Conte telah menandatangani kontrak yang mengikatnya sampai 30 Juni 2013,” tulis pihak klub di situs resmi, Selasa (31/5/2011).

Diterangkan pula bahwa pelatih yang sempat menangani Bari serta Atalanta akan diperkenalkan ke publik serta media pada pukul 16.00 waktu setempat.

“Juventus ingin kemenangan dan kami akan melakukannya bersama Conte. Dia adalah keping pertama upaya kami meraih kesuksesan,” cetus presiden klub Andrea Agnelli yang ikut menyaksikan penandatanganan kontrak.

Selasa, 31 Mei 2011

Nickname For Bry'Z Red Devil Blog Supporters

Hello all my friends, now ... I as the administration of this blog would like to request the opinion of all my friends ... approximately, what the proper name or nickname for fans of this blog ... If possible, the names are cool and fit with this blog ... However, all up to you guys ... later, for those who wish to participate ... should follow the voting which will be in the top right of this blog ... if there is an option not mentioned ... may write options in a way to mention twitter named @ Bry_BryZ ... If you do not have twitter, please send an e-mail to the following email: cometzhalley@yahoo.com for those who wish to participate ... thank you all ....

From, Bryan

Lupakan Wembley, Red Devils Tatap Musim Depan


detail berita
Foto: Sir Alex Ferguson

MANCHESTER - Manchester United mencoba melupakan kekalahan di Stadion Wembley. Sir Alex Ferguson berjanji akan membangun kekuatan, dan lebih peduli kepada pemain muda.

Meski Setan Merah mengalami kekalahan pada final Liga Champions, namun itu tidak mengurangi meriahnya parade gelar juara Premier League yang ke-19 kali di kota Manchester, Inggris. Ribuan fans United tetap mengelu-elukan Nemanja Vidic dkk.

"Ini apa sebenarnya Manchester United. Fans memperlihatkan loyalitas yang sangat fantastis. Meski cuaca buruk, namun fans tetap ada di sini," demikian komentar Sir Alex kepada MUTV dalam perayaan gelar juara, Selasa (31/5/2011).

"Yang sangat mengesankan adalah jumlah anak-anak yang ada di sini. Ada banyak sekali ayah bersama anak mereka, yang masih berumur satu atau dua tahun, sedang duduk di bahu mereka. Itu adalah masa depan Manchester United, anak muda," tegasnya.

Memang, para pecinta Setan Merah masih sulit melupakan kekalahan di final Liga Champions dari Barcelona. Namun, Ferguson sadar, Vidic dkk sudah berusaha keras untuk mengimbangi permainan jawara Spanyol itu.

"Orang harus mengerti mekanisme industri yang sedang kami bangun. Kami hanya boleh melatih pemain muda sekira satu jam. Sedangkan Barcelona, bisa melatih pemain muda setiap jam setiap hari. Itu adalah keuntungan Barcelona, sehingga memiliki filosofi fantastis," puji Ferguson.

"Oleh sebab itu, kami berharap dalam beberapa tahun mendatang, pelatih kami bisa menghabiskan waktu dengan pemain muda untuk melatih mereka basik, kemampuan teknis dan kepercayaan untuk mempertahankan bola setiap waktu," lanjut pelatih asal Skotlandia.

"Kami memang bagus dalam mempertahankan bola, tapi kami tidak sebagus Barcelona untuk sementara ini. Ini adalah sebuah tantangan luar biasa. Kami selalu menerima tantangan," tandasnya.

Brigandine Video Game


Jump to: navigation, search
Brigandine
Brigandine - The Legend of Forsena Coverart.png
Developer(s) Hearty Robin
Publisher(s)
  • JP Hearty Robin
  • JP Hearty Robin (Grand Edition)
Composer(s) Tenpei Sato
Platform(s) PlayStation, PlayStation Network
Release date(s)
  • JP 2 April 1998
  • NA October 31, 1998
  • JP May 5, 2000 (Grand Edition)
  • JP December 24, 2008 (PSN)
Genre(s) Tactical role-playing game
Mode(s) Single player
Multiplayer (Grand Edition only)
Rating(s) ESRB: Everyone (E)
Media/distribution 1 CD-ROM, 2 CD-ROMs (Grand Edition)
Brigandine is a tactical role-playing game for the PlayStation video game console, created by developer Hearty Robin and released in 1998. An American port, called Brigandine: The Legend of Forsena, was released in the same year by Atlus. In 2000, Hearty Robin released a remake of the game called Brigandine: Grand Edition, which included multiplayer support, along other new features. In the game, the player chooses one of the nations of the fictional continent of Forsena, and has the goal of conquering the other nations by taking their castles, using troops composed by human commanders and fictional creatures. Although primarily a turn-based strategy game, the game includes some characteristics of tactical role-playing games.

Contents

[hide]

[edit] Gameplay

In Brigandine, the player controls one of the six playable nations. Each nation possess a number of troops and castles. Each troop is composed by a human leader, called rune knight, and fictional creatures such as dragons, ghouls and fairies, which are called "monsters". The goal of the player is to conquer the entire continent by attacking the enemy castles with the controlled nation's troops (or troops from allied nations). Likewise, troops are also used to protect the controlled nation's castles from enemy troops' attacks. Brigandine features two gameplay modes, both turn-based: a preparation mode and a battle mode.
Rune knights and monsters have statistics typical of console role-playing game, such as experience points, hit points, attack, defense, magic points, and like. Rune knights also have character classes, and may switch between classes if some conditions are met. Monsters don't have classes, but may be upgraded to more powerful forms, called promotions, when they have a minimum level or some special items are used. The number of monsters which may join a troop is limited by the rune knight's rune power statistic. The entire nation has a leader, called ruler, which is a rune knight with a unique class, but otherwise similar to other rune knights.

[edit] Preparation mode

In this mode, each turn is represented by a in-game "month". The player may navigate and view statistics of all castles of the continent (although only the castles of the player's nation may be managed). Each month has an organize phase and an attack phase.
In the organize phase, the player may re-allocate troops between castles, re-allocate monsters between troops, summon new monsters, equip and use items, change rune knights' classes and promote monsters. The player may also send rune knights to quests.
To summon additional monsters, a certain amount of mana must be spent. Each nations acquires an income of mana on the beginning of each turn. The amount of mana depends on the number of the castles belonging to the nation. Monsters also have an upkeep cost; they consume an amount of mana every turn. Because of this, there is an option of deleting monsters.
Quest is not quite a gameplay mode, since they are not playable; they make the rune knight (and its troop) unavailable for a variable amount of turns. During this time, the character is involved in events (mostly random), which may benefit or impair the player. Rulers cannot participate on quests.
In the attack phase, each nation may allocate its own troops to adjacent enemy castles, which is treated as an attack. If the defending castle is occupied, a battle is marked to occur between the two groups of troops, unless the castle originating the troops is attacked first (the order of attack depends on the level of the rune knights). When battles are marked to occur, the game switches to the battle mode in the end of the organize phase.

[edit] Battle mode

In this mode, each turn is a combat round. Battles take place in hexagonal grids; each unit (rune knight or monster) occupies one hexagon. Each unit, with rare exceptions, may act once on each turn, and the units belonging to the same troop must act in sequence. A unit's action usually consists in a movement followed by a physical attack, or by a magic spell/special attack.
Each side may bring only up to 3 troops to a single battle, regardless of the number of troops that are attacking or defending the castle. Once a battle starts, the attacking side has 13 turns to gain victory, by defeating all troops of the opposing side. A troop is defeated by having its leader reduced to 0 hit points, or when the leader retreats. If the ruler of a nation is reduced to 0 hit points or retreats, all other rune knights belonging to the same side retreat. If the attacking side fails to gain victory within 13 turns, all its rune knights retreat.
In battle, each rune knight has an area around it called rune area. Outside of this area, the monsters belonging to the rune knight's troop become weaker. When a rune knight is reduced to 0 hit points or retreats, the monsters belonging to its troop may either retreat or be captured by the opposing side. A monster which is outside the leader's rune area has an increased chance of being captured.
Monsters which are reduced to 0 hit points are considered to be killed, and disappear forever. Rune knights reduced to 0 hit points become unavailable to be used for 1 in-game month, but aren't affected otherwise. Units and magic spells frequently have elements associated with them: red, blue, green, white or black. Physical attacks and spells from units associated with a certain element are more effective against units associated with the opposing element (red opposes blue, white opposes black). Likewise, physical attacks and spells are less effective against units associated with the same element.

[edit] Plot

The game begins with a scene showing Zemeckis, commander of the army of the Kingdom of Almekia, receiving a visit from a rune knight called Cador, who wields the title of "Death Knight". Zemeckis is convinced that he is being falsely accused of treason, and decides to rebel against the King of Almekia, Henguist. Zemeckis' rebellion is joined by other rune knights, and they successfully take over the country of Almekia, renaming it Esgares Empire. King Hengust dies in the hands of Cador, and the son of the King, Prince Lance, flees to the nearby Kingdom of Padstow with the rune knights who stayed loyal to the deceased king. These events are the trigger for the war between the countries of Forsena.

[edit] Playable Nations

  • New Almekia: The former Kingdom of Padstow, which was an ally of Almekia. King Coel abdicated the throne in favor of Prince Lance, who becomes the ruler of nation, renamed West Almekia (New Almekia in the American port of the game). Lance desires to fight to avenge his father and take back the kingdom which was stolen from him.
  • Caerleon: Known as "Magic Kingdom", Caerleon is a small country with powerful magic wielders. Caerleon allies itself with West Almekia early in the game. The ruler of the nation, Cai, is a powerful spellcaster and is known as the "Silent Wise King", who brings his country to war for the best of his people.
  • Norgard: An icy and large country in the north. The nation was weakened after losing a war against Almekia in the past, but now the new ruler, Vaynard, desires to restore his country to glory by conquering the entire continent. Vaynard is a brilliant strategist and known as the "White Wolf" for his bravery.
  • Iscalio: A chaotic country, filled with daily parties and celebrations. Its ruler is a tyrant named Dryst, which is also called "The Mad Monarch" due to his utter insanity. Dryst desires to wage war and conquer the entire continent of Forsena simply for fun.
  • Leonia: A religious and peaceful country, which ends up in the war just to protect itself. Its ruler, Queen Lyonesse, was a former village girl who became a ruler after being appointed by the prophecy.
  • Estregares Empire: The former Kingdom of Almekia, whose new ruler is now Emperor Zemeckis. Zemeckis doesn't have the ambition of power - he desires to conquer the Forsena just because fighting is his only way of living. Unlike the other countries, Estregares is not normally playable; a cheat code must be used to control it. The Estregares game also has no plot cut scenes. However, some of the characters within the Estregares Empire have special quests, such as the twins Mira and Millet.

[edit] Brigandine: Grand Edition

The remake of the game released in 2000 had many significant changes, including:
  • Multiplayer game mode: allowing up to 6 players, each controlling a nation;
  • The Esgares Empire became a fully playable nation, and gained plot cut scenes;
  • Changes on battle mode gameplay:
    • Like on the Fire Emblem series, elements became based on the Rock, Paper, Scissors rule: red is effective against green, green is effective against blue, and blue is effective against red. White and black still oppose each other;
    • If, after 13 turns of battle, the attacking side has a unit over the defending side's castle, the attacking side now wins.
  • Monsters became able to equip items;
  • The player is redirected to a final boss, when the continent is successfully conquered;
  • The original 3D opening was replaced by an anime opening;
  • Many dialog-only cut scenes where replaced by anime cut scenes;
  • 3D battle animations replaced by simpler and faster 2D animations;
  • Major changes on soundtrack;
  • New rune knights, character classes, items and monsters.
Voice acting is present with Japanese Seiyū, including the voice talents of Sōichirō Hoshi, Mitsuaki Madono and Yuri Shiratori to name a few.
So, what did your wait for? Come on try to play it...

Monaco Terdegradasi


detail berita
Pemain Monaco berduka

PARIS – Monaco akhirnya harus tergusur dari Ligue 1 setelah memetik kekalahan 0-2 di kandang sendiri dari Olympique Lyon, Senin dini hari tadi.

Monaco membutuhkan kemenangan untuk melampaui poin Nice.Namun gol Diakathe dan Lisandro Lopez, menenggelamkan harapan runner-up Liga Champions 2004 tersebut.Kekalahan itu membuat Monaco hanya mengemas poin 44 selisih dua poin di bawah Nice yang juga pada saat yang sama kalah 1-2 dari Valenciennes.
Sebaliknya, kemenangan ini membawa Olympique Lyon menutup musim dengan kokoh di posisi tiga dengan poin 68.

Sang juara, Lille menyempurnakan gelar dengan kemenangan atas Stade Rennes yang bercokol di posisi enam. Poin maksimal jawara Ligue1 ini berjumlah 76.Striker Lille, Moussa Sow mencetak hattrick dalam laga tersebut dan berhak atas status top skorer dengan 25 gol.

Monaco menyusul Arles Avignon dan Racing Lens yang sudah memastikan terdegradasi lebih awal.”Sejujurnya, kami sulit menang hari ini.Pada akhirnya kami kalah. Ini sungguh berat,” ujar gelandang Monaco Gregory Lacombe, kepada Canal Plus, Senin (30/5/2011).

Ironi. Di saat Monaco penuh gegap gempita merayakan pagelaran balapan Formula One yang penuh gengsi, di malam yang sama dunia sepakbola Monaco justru terbuang dari kancah tertinggi sepakbola Prancis.

Klose dan Reus Absen Bela Panzer


detail berita
Foto: Miroslav Klose

WIEN - Miroslave Klose dan Marco Reus dipastikan tidak bisa membela Jerman. Keduanya akan absen saat Tim Panser menghadapi laga Kualifikasi Euro 2012 melawan Austria dan Azerbaijan.

Ya, Klose mengalami cedera tulang iga ketika Jerman meraih kemenangan atas Uruguay, dalam sebuah pertandingan persahabatan. Sementara itu, Reus mengalami nasib sama ketika sedang membela Borussia Moenchengladbach.

Dengan cedera yang dialami Klose, maka membuka pinta buat Mario Gomez untuk memimpin serangan Timnas Jerman, setelah menjadi top skorer Bundesliga. Federasi Sepakbola Jerman (DFB) membenarkan cedera yang dialami penyerang 32 tahun itu.

"Klose mengalami cedera tulang iga yang sangat menyakitkan. Akibat tes medis itu, maka dia terpaksa menahan diri untuk melakukan latihan dalam beberapa hari. Jadi, Klose tidak bisa ikut dalam tim menghadapi kualifikasi Euro 2012," demikian komentar DFB dilansir Reuters, Selasa (31/5/2011).

Klose merupakan pemain kedua yang paling sering dipanggil TImnas Jerman. Dia masih tertinggal dari Lothar Mattheus. Selain itu, bomber Bayern Munich yang sudah mengoleksi 61 gol dari 109 penampilan juga mengejar rekor gol legenda Gerd Mueller.

Saat ini, Timnas Jerman memuncaki klasemen Euro 2012 di Grupm A dengan total meraih lima kemenangan. Skuad besutan Joachim Loe akan menyambangi markas Austria pada 3 Juni mendatang, setelah itu giliran bertemua Azerbaijan empat hari kemudian.

Eto'o Pahlawan Inter


detail berita
 Selebrasi Samuel Eto'o 

ROMA – Inter Milan sukses mempertahankan Coppa Italia setelah membekuk Palermo di final, Senin (30/5/2011) dini hari WIB. Samuel Eto’o menjadi bintang di Olimpico Roma.

I Nerazzurri menyabet gelar tunggal musim ini berkat kemenangan 3-1 atas Palermo, sekaligus membawa gelar copa ketujuh sepanjang sejarah tim. Eto’o kembali membuktikan kelasnya dengan membukukan dua gol (26’ & 77’) yang kemudian disempurnakan Diego Milito saat injury time. Palermo hanya mampu memperkecil keunggulan di menit 88 berkat gol Ezequiel Munoz.

Leonardo Araujo membuat kejutan saat mengumumkan starting XI pemain beberapa saat sebelum kick off. Wesley Sneijder dan bek muda Andrea Ranocchia masuk dalam pemain starter.

Padahal sebelumnya kondisi keduanya diragukan tampil akibat cedera. Inter memang sempat mengonfirmasi akan memainkan Sneijder dan Ranocchia, namun hanya sebagai pemain pengganti.

Palermo sebenernya tampil mendominasi jalannya pertandingan. Javier Pastore dkk sudah menyerang sejak peluit kick off dibunyikan. Sejumlah peluang diciptakan Palermo, sayang buruknya penyelesaian akhir membuat gawang Julio Cesar tetap aman.

Inter justru unggul lebih dulu melalui serangan balik cepat. Sneijder yang menjadi motor serangan Inter sukses menusuk lini belakang Palermo untuk memberikan passing kepada Eto’o. Tanpa menemui banyak kesulitan striker Kamerun melepaskan tembakan ge gawang Salvatore Sirigu.

Inter dipaksa bermain bertahan menyusul agresifnya serangan Palermo. Cesar harus jatuh bangun demi menyelamatkan gawang dari gempuran Pastore dkk. Namun, hingga turun minum skor 1-0 tak berubah.

Tak banyak perubahan di babak kedua. Palermo tetap tampil menekan demi mengejar defisit gol. Berbekal pengalaman, La Beneamata mampu menjaga konsentrasi di lini belakang.

Asyik menyerang lagi-lagi harus dibayar mahal tim besutan Delio Rossi. Aksi Sneijder – Eto’o kembali membuat barisan belakang Rosanero tak berdaya di 13 menit sisa pertandingan.

Munoz sempat membuka harapan ketika sundulannya yang memanfaatkan tendangan sudut bersarang di jala Cesar. Ironisnya Munoz langsung diusir wasit menyusul kartu kuning kedua yang diterimanya pasca mencetak gol. Milito akhirnya menyempurnakan kemenangan Inter di masa injury time.

Susunan Pemain
Julio Cesar; Lucio, J. Zanetti, C. Chivu, Y. Nagatomo, A. Ranocchia, W. Sneijder, D. Stankovic, Thiago Motta, S. Eto'o, G. Pazzini

Palermo: S. Sirigu; M. Cassani, D. Goian, F. Balzaretti, E. Munoz, G. Migliaccio, A. Nocerino , J. Pastore, J. Ili?i?, A. Acquah, A. Hernández

El Barca: Road to Champions

detail berita
Barcelona memastikan diri sebagai Juara Liga Champions


JAKARTA - FC Barcelona baru saja mentasbihkan diri sebagai tim terbaik di ranah Eropa pada musim kompetisi 2010/2011. Berikut ulasan lengkap perjalanan Lionel Messi dkk dalam menyabet trofi Liga Champions untuk kali keempat sepanjang sejarah Blaugrana.

Penyisihan Grup
El Barca mengawali perjuangannya di Liga Champions musim dengan menempati Grup D bersama, FC Kobenhavn (Denmark), Rubin Kazan (Rusia) wakil Yunani Panatihinaikos. Menghadapi lawan-lawan yang di atas kertas bukan lawan sepadan, Barca pun diprediksi bakal melaju mulus ke babak 16 besar.

Prediksi tersebut nampaknya jitu, setelah di pertandingan pertamanya, Barca berhasil mengecundangi Panathinaikos dengan skor telak 5-1 pada leg pertama di Camp Nou (15/9/2010). Lionel Messi jadi inspirator Barca lewat dua golnya pada menit 22 dan 44. David Villa (33’), Pedro Rodriguez (78’) dan Dani Alves mempertegas dominasi Barca yang untuk sementara memimpin klasemen Grup D.

Tampil superior di laga pembuka, Barca diprediksi bakal kembali berpesta gol saat bertandang ke markas Rubin Kazan di Tsentralnyi Stadion, (29/9/2010). Namun, hasilnya justru tidak sesuai dugaan. Secara mengejutkan, Barca hanya mampu membawa pulang satu angka setelah hanya mampu bermain imbang 1-1. Pedro menjadi penyelamat Barca lewat golnya dari titik putih di menit 60, setelah sebelumnya El Barca tertinggal 0-1 lewat gol penalti Christian Noboa di menit 30.

Hasil ini praktis memaksa Barca lengser dari singgasananya di puncak klasemen Grup D. Posisi Barca digusur Kobenhavn yang sukses meraup dua kemenangan (dari Rubin Kazan dan Panathinaikos). Melakoni laga ketiga kontra Kobenhavn di Camp Nou (21/10/2010), Barca sukses mengambil kembali tampuk pimpinan klasemen setelah menang 2-0 lewat dwigol Messi di menit 19 dan 90.

Memasuki putaran kedua fase grup, Barca gantian melawat ke markas Kobenhavn di Parken Stadium (3/11/2010). Messi kembali beraksi dengan mengantar Barca membuka keunggulan di menit ke-31. Sayang, kemenangan tersebut harus buyar menyusul gol balasan Kobenhavn yang dicetak Claudemier, dua menit berselang. Hasil imbang 1-1 bertahan hingga akhir laga.

Hasil ini memang tidak menggoyahkan Barca di puncak klasemen Grup D dengan delapan poin, atau unggul satu angka dari Kobenhavn di tempat kedua. Sayang, torehan ini belum memastikan langkah Barca ke fase knock out.

Kepastian lolos ke babak 16 besar baru didapat pada laga keenam, saat bertandang ke markas Panathinaikos (25/11/2010). Dwigol Pedro (27’ & 69’) dan Messi (62’) tak mampu dibalas Panathinaikos yang dipastikan tersingkir. Kemenangan ini pun memastikan Barca lolos dengan status juara grup, sebab di pertandingan lain, pesaing terdekatnya Kobenhavn kalah dari Rubin Kazan.

Di partai terakhir fase grup yang tidak lagi menentukan, pelatih Pep Guardiola menurunkan tim lapis keduanya untuk menjamu Rubin Kazan di Camp Nou (8/12/2010). Meski tidak dengan skuad terbaik, El Barca tetap mampu tampil perkasa dan menggasak Rubin dengan skor 2-0. Dua gol Barca dicetak dua pemain mudanya Andreu Fontàs (51’) dan Víctor Vázquez (82’).

Secara total, Barca tampil cukup perkasa di fase grup dengan meraih empat kemenangan dan dua kali imbang, tanpa sekalipun menelan kekalahan. Dari enam laga, Barca mampu melesakkan 14 gol dan hanya kemasukan tiga gol.

Babak 16 Besar
Di fase knock out, ujian besar baru menghadang Barca saat hasil undian mempertemukan mereka dengan wakil Inggris Arsenal. Hasil undian ini pun kembali mengingatkan Barca akan duel kontra The Gunners, setahun sebelumnya, di mana pada saat itu Barca sukses menyingkirkan skuad besutan Arsene Wenger.

Melakoni laga tandang di pertemuan pertama, Barca dipaksa bertekuk lutut 1-2 oleh The Gunners di Emirates Stadium. Sempat unggul lebih dulu melalui David Villa di menit ke-26, Barca harus menerima kekalahan usai Arsenal membalas melaui gol Robin van Persie (78’) dan Andrey Arshavin (83’).

Kekalahan di leg pertama memaksa Barca harus menang demi bisa melaju ke perempatfinal. Tampil di Camp Nou, Barca membuka keunggulan melalui Messi di akhir babak pertama. Namun, kegembiraan Barca hanya sesaat, pasalnya di awal babak kedua, Arsenal bisa menyamakan kedudukan (1-1) lewat gol bunuh diri Sergio Busquets yang salah mengantisipasi bola sepak pojok.

Pertandingan sempat ternoda dengan keputusan kontroversi wasit Massimo Busacca yang mengkartu-merah (dua kartu kuning) Robin van Persie di menit 56. Striker asal Belanda dianggap melakukan tindakan tidak sportif dengan terus menendang bola, meski Busacca telah meniup peluit tanda offside.

Keputusan ini pun sempat mendapat protes keras dari Van Persie karena dia mengaku tidak mendengar bunyi peluit karena situasi stadion yang ramai sorakan fans. Terlepas dari protes tersebut, Arsenal yang bermain dengan 10 pemain, tak bisa berbuat banyak meladeni permainan Barca. Hasilnya, Blaugrana sukses mencetak dua gol tambahan yang masing-masing dicetak Xavi (69’) dan gol kedua Messi melalui titik putih (71’).

Dengan keunggulan agregat 4-3, Barca pun berhak melanjutkan perjuangannya ke fase perempatfinal menghadapi tim kuda hitam asal Ukraina, Shakhtar Donetsk. Sayang, kegemilangan Shakhtar yang menyingkirkan AS Roma di babak 16 besar, tidak berlanjut saat menghadapi Barca.

Babak Perempatfinal
Bertandang ke markas Barca di pertemuan pertama, Shakhtar digerus 5-1 lewat gol-gol dari Andres Iniesta (2’), Dani Alves (34’) Gerard Pique (53’), Seydou Keita (61’) dan Xavi di menit ke-86. Mengusung misi mustahil, yakni mengalahkan Barca 4-0 di leg kedua, Shakhtar justru tampil penuh beban di hadapan pendukung sendiri dan akhirnya menyerah 0-1. Gol tunggal kemenangan Barca (aggregate 6-1) dicetak Messi di menit ke-43.

Babak SemifinalMelaju ke semifinal, laga yang paling ditunggul publik dunia akhirnya teralisir di mana Barca harus berhadapan dengan seteru abadinya Real Madrid. Duel ini juga kian menarik, karena kedua tim harus bentrok lima kali sepanjang musim (dua di liga, satu di final Copa del Rey dan dua bentrok di semifinal Champions).

Melakoni leg pertama di Santiago Bernabeu, Barca datang dengan modal dendam setelah dikalahkan El Real di final Copa del Rey. Selayaknya partai derby, duel kedua tim terbaik di Spanyol ini pun langsung panas sejak awal. Tak ayal, wasit pun harus sering meniup peluit tanda pelanggaran. Masing-masing pemain dari kedua kubu juga kerap terlibat kontak fisik.

Setelah bermain kacamata di babak pertama, petaka bagi Madrid datang di menit ke-61. Bek tangguh Pepe yang diplot bermain sebagai gelandang, mendapat kartu merah langsung dari wasit karena aksi berbahayanya terhadap Javier Mascherano. Kartu merah ini pun menambah derita Madrid yang di tiga pertemuan sebelumnya juga harus selalu bermain dengan sepuluh pemain, plus tanpa dampingan Mourinho yang juga di usir wasit karena dituding mengejek keputusan wasit.

Kalah jumlah pemain, Barca kian leluasa membongkar pertahanan El Real. Puncaknya, Lionel Messi memborong dua gol kemenangan Barca di menit 76 dan 86. Kemenangan 2-0 yang dipetik Barca kali ini menyisakan kekecewaan di kubu Madrid yang mengecam habis kepemimpinan wasit.

Bahkan, dalam satu kesempatan Jose Mourinhho menuding ada konspirasi yang melibatkan UEFA untuk membantu Barca. Selain itu, kubu Madrid juga menuding para pemain Barca terlalu sering berakting cedera atau jatuh untuk mengelabui wasit. Tak sampai disitu, mereka juga menuding Sergio Busquets telah melakukan tindakan rasis kepada Marcelo dengan mengatakan “monyet.”

Pengantar leg kedua di Camp Nou, dua pekan berselang, ramai dengan perang statement kedua belah pihak. Kubu Madrid sempat mengajukan tuntutan kepada UEFA terkait ketidakadilan yang mereka terima di leg pertama. Sayang, tuntutan El Real tidak digubris UEFA. Bahkan, Mourinho yang menuding adanya konspirasi harus menerima pil pahit tidak bisa mendampingi anak asuhnya di leg kedua.

Tanpa Mou di sisi lapangan, Madrid mengubah total gaya permainannya yang sebelumnya selalu mengandalkan serangan balik, menjadi menyerang demi mengejar defisit dua gol. Alhasil, jalannya pertandingan pun sedikit lebih menarik, di mana kedua kubu kerap terlibat saling serang. Nilai plus tambahan, duel leg kedua ini juga tidak diwarnai insiden kartu merah, khususnya untuk pemain Madrid.

Bermain terbuka, Barca mampu unggul lebih dulu lewat Pedro di menit ke-54. Namun, Madrid tak tinggal diam dan membalas melalui Marcelo di menit 64. Namun, sial bagi Madrid, mereka tak mampu menambah gol hingga laga usai. Walhasil, armada Los Galacticos pun harus merelakan tiket final digenggam seteru abadinya itu dengan skor agregat (3-1) untuk Barca.

Babak Final
Tampil di final, Barca yang datang dengan modal meraih gelar juara La Liga, mendapat ujian terberat dari raksasa Inggris Manchester United yang juga berstatus kampiun Premier League. Duel ini juga merupakan ulangan laga final dua tahun lalu (2009) di mana Skuad The Red Devils harus menyerah 2-0 di Olimpico Roma.

Mengambil tempat di Wembley (29/5/2011) dini hari WIB. United diprediksi bakal mampu membalaskan dendamnya karena tampil di kampung halamannya, Inggris. Namun, kenyataan yang terjadi di lapangan justru tidak sesuai harapan. Barca yang tampil superior, justru mampu mencetak gol lebih dulu lewat Pedro Rodriguez di menit ke-27.

United sempat membuka asa melalui Wayne Rooney yang mencetak gol balasan tujuh menit kemudian untuk menutup babak pertama dengan skor 1-1. Namun, dominasi Barca kian tak terbantahkan di babak kedua. Lionel Messi kembali membawa Barca unggul 2-1 di menit ke-54, sebelum akhirnya David Villa memastikan kemenangan 3-1 Los Blaugrana di menit ke-69.

Selain sukses mengulang sukses dua tahun lalu, kemenangan kali ini juga membuat Barca meraih gelar keempatnya, mengungguli United. Sementara bagi Guardiola, kemenangan di Wembley mengingatkan kembali akan kesuksesannya saat masih tampil sebagai pilar Barca yang merebut trofi Eropa pertamanya di tempat sama pada 1992, usai mengalahkan Sampdoria.

Kesuksesan tahun ini juga menjadi momen yang spesial buat Messi. Selain terpilih sebagai man of the matchm, bocah ajaib Barcelona ini juga sukses memastikan diri sebagai topskor dengan 12 gol, menyamai rekor gol Ruud van Nistelrooy. The Messiah juga terpilih sebagai pemain terbaik sepanjang turnamen. Visca El Barca!