Sports News

Kamis, 19 Mei 2011

Porto Cetak Hat-trick

Foto: Radamel Falcao/Reuters
Foto: Radamel Falcao/Reuters


DUBLIN - FC Porto berhasil meraih trofi ketiga pada musim 2010-211. Prestasi diraih setelah mengalahkan Sporting Braga 1-0 pada partai final Europa League, Kamis (19/5/2011) dini hari WIB.

Dalam pertandingan final yang berlangsung di Aviva Stadium, pelatih André Villas-Boas menurunkan skuad terbaik menghadapi Braga. Pelatih muda ini mengandalkan trio Hulk, Rademal Falcao dan Varela untuk menggedor pertahanan lawan.

Sementara itu, pelatih dari Braga Domingues Paciencia, lebih mengandalkan permainan sayap untuk menekan pertahanan lawan. Meski demikian, Braga sempat mengambil inisiatif serangan pada awal pertandingan.

Peluang pertama didapat Custodio saat pertandingan baru memasuki menit empat ke gawang Porto. Sial, tendangan setengah voli gelandang Braga itu, masih menyamping dari gawang Helton. Penampilan ini membuat fans dan pelatih Braga senang.

Porto mulai mengancam lima menit kemudian. Aksi individu penyerang andalan Hulk berhasil melewati penjagaan pemain Braga Silvio. Sayang, tendangan bomber bernama lengkap Givanildo Vieira de Souza itu masih melebar dari gawang Artur Moraes.

Usaha Porto untuk mencetak gol membuahkan hasil juga. Pada menit 45, Falcao menambah koleksi golnya di turnamen ini menjadi 17 gol, setelah tandukannya berhasil menggetarkan gawang Moraes. 1-0 Si Naga, julukan Porto memimpin.

Braga mencoba bangkit pada babak kedua. Paciencia tidak puas dengan permainan Hugo Vienna, memutuskan untuk menggantikan posisinya dengan Mossoro. Hasilnya, permainan Os Arcebispos, julukan Braga, mulai memperlihatkan taji.

Terbukti, Mossoro mendapatkan sebuah kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan pada menit 46. Sayang, gelandang asal Brasil itu tidak berhasil menaklukkan Helton, untuk menyamakan kedudukan.

Braga berusaha keras menyamakan kedudukan. Namun, Alberto Junior Rodríguez dkk tidak mampu menjebol gawang Helton hingga pertandingan berakhir. Praktis, skor 1-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Walhasil, Porto berhasil mencetak hattrick pada kompetisi musim 2010-11. Sebelumnya, Falcao dkk berhasil menjuarai Liga dan Piala Super Portugal. Kemenangan ini menjadi semakin manis, setelah Falcao menjadi pemain tersubur dengan sumbangan 17 gol.

Susunan pemain
FC Porto: Helton, Sapunaru, Rolando, Otamendi, Pereira, Guarin (Belluschi 73), Fernando, Joao Moutinho, Hulk, Falcao, Varela (Rodriguez 79).

Braga: Artur Moraes, Miguel Garcia, Paulao, Rodriguez (Kaka 45), Silvio, Custodio, Hugo Viana (Mosorro 45), Vandinho, Alan, Lima (Meyong 66), Paulo Cesar.

Rabu, 18 Mei 2011

Cole Jadi Alat Tukar Taarabt


Adel Taarabt (tengah)/ Foto:Getty Images
Adel Taarabt (tengah)

LIVERPOOL – Kenny Dalglish menyatakan ketertarikannya pada pilar utama Queen’s Park Rangers, Adel Taarabt. Playmaker asal Maroko tersebut bermain gemilang dengan mengantarkan QPR kembali promosi ke Premier League.

Adel Taarabt yang mencetak 19 gol dan 16 assist juga merupakan pemain terbaik tahun ini di divisi Championship. Gelandang serang kelahiran Taza tersebut juga diminati duo London, Chelsea dan Arsenal.

Namun, sebagai langkah awal, King Kenny, julukan Dalglish ingin mendahului kedua rivalnya tersebut. Dalglish berencana menukar Adel Taarabt dengan Joe Cole untuk merayu manajemen QPR agar mau melepas pilarnya tersebut ke Anfield.

Arsitek Liverpool tersebut akan menjadikan Joe Cole ‘tumbal’ kedatangan Taarabt, karena dia menilai Cole tidak lagi menunjukkan performa terbaiknya. Dengan gaji bersih 90.000 Poundsterling per-minggu, Cole tak memerankan tanggung jawabnya sebagaimana mestinya.

Tidak heran, dia kerap menghangatkan bangku cadangan, terlebih setelah kedatangan pnyerang asal Uruguay, Luis Suarez. Kini Cole tidak lagi masuk dalam rencana The Reds musim depan dan berharap barter Cole untuk Taarabt ini berhasil, karena Dalglish masih butuh amunisi anyar jika ingin terlibat dalam trek perebutan gelar juara musim depan.

Game Pertama Milik Mavericks

Foto: Dirk Nowitzki saat beraksi membawa Dallas Mavericks meraih 
game pertama kontra Oklahoma City Thunder (Getty Images)
 Dirk Nowitzki saat Dallas Mavericks meraih game pertama


DALLAS – Bermain di American Airlines Centre, Dallas Mavericks berhasil merebut satu game pertama semifinal Playoff NBA wilayah Barat saat jumpa Oklahoma City Thunder, Rabu (18/5/2011) WIB.

Mavericks patut berterima kasih kepada Dirk Nowitzki yang berhasil mencetak 48 poin, 6 rebound dan 4 assist. Aksi brillian Nowitzki ini membawa Mavericks membungkus kemenangan atas Thunder dengan skor 121-112.

Di kubu Thunder, performa Kevin Durrant yang mengepak 40 poin, 8 rebound, 5 assist sempat merepotkan Mavericks untuk mengemas kemenangan. Namun, Mavericks yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri mendapat injeksi motivasi melimpah yang membuat mereka unggul 1-0 atas Thunder. Indikasi Mavericks bakal mendapat sandungan sudah terlihat di kuarter pertama. Mavericks tertinggal jauh 20-27.

Tapi Mavericks merespon dengan cepat hasil ini. Skuad asuhan Rick Carlisle ini berbalik unggul di quarter kedua dengan raihan 35-21. Situasi ini terus berlanjut di kuarter ke tiga. Kendati mendapat perlawanan sengit dari Thunder, Mavericks tenang menguasai keadaan.

Di kuarter ini, Mavericks menutup skor dengan jarak dua bola 31-35. Hanya saja, tidak disangka Thunder bisa merebut kuarter terakhir. Durrant membawa timnya meraih kemenangan di kuarter penutup dengan angka 33-31.

Kendati tertinggal 1-0, pelatih Thunder, Scott Brooks tetap memberikan jempol melihat permainan yang diperlihatkan tim asuhannya. “Kami peman muda, enerjik dan atletis yang selalu senang untuk bermain dan kami ingin bermain setiap malam,” kata Brooks seusai pertandingan seperti dikutip Associated Press, Rabu (18/5/2011)

“Kami sangat senang dengan posisi di mana kami sekarang. Kami hanya tidak senang berada di sini dan apapun bisa terjadi,” tukas Brooks mengakhiri.

Manado United Kalahkan Bogor Raya



MANADO - Manado United berhasil menaklukkan Bogor Raya FC 1-0, dalam lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI) di Stadion Klabat, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (14/5/2011) kemarin.

Sejak babak pertama berlangsung, tuan rumah mulai menyerang pertahanan tim Bogor Raya. Hasilnya, peluang pertama tercipta melalui Andi Supendi, menerima umpan pemain asing Amaral. Namun, tendangannya belum mampu menjebol gawang Agus Rohman.

Peluang lain kembali dihasilkan oleh para pemain Manado United melalui pemain asing lainnya Jardel Santana. Sial, gol tidak kunjung datang bagi tuan rumah, sehingga skor tanpa gol bertahan hingga turun minum babak pertama.

Akhirnya Manado United berhasil mencetak gol pada babak kedua. Pada menit ke-47, tim tuan rumah berhasil unggul 1-0, melalui gol yang disumbangkan oleh tendangan kaki kanan pemain andalan Manado United Supendi.

Berawal dari sebuah tendangan lambung pemain asing Amaral, yang berhasil ditepis penjaga gawang Bogor raya, Supendi berhasil menggetarkan gawang Bogor Raya, setelah tendangan Supendi tidak mampu dihentikan oleh Rohman.

Setelah gol itu tercipta, permainan tim tamu mulai berkembang dan gantian menyerang pertahanan tim Badai Utara, julukan Manado United. Sial, Bogor Raya tidak mampu menghasilkan gol dan skor 1-0 bertahan hingga pertandingan usai.

Hajar Persema, Persebaya Puncaki Klasemen


Pemain Persebaya Surabaya 1927 Taufik merayakan gol. Foto: Koran 
SINDO
Pemain Persebaya Surabaya 1927 

SURABAYA - Persebaya Surabaya berhasil memuncaki klasemen Liga Primer Indonesia (LPI). Prestasi didapat, setelah Andik Virmansyah dkk menghajar Persema Malang 4-0, Minggu (15/5/2011) sore WIB.

Bertanding di Stadion Tambaksari, Surabaya, tim tuan rumah langsung menekan pertahanan tuan rumah sejak babak pertama. Hasilnya, Tim Bajul Ijo berhasil menggetarkan gawang Persema sebanyak tiga kali.

Gol pertama Persebaya dicetak pemain asing Octavio Dutra yang tercipta pada menit 2. Memanfaatkan umpan John Takpor, pemain belakang tim tuan rumah itu berhasil menggetarkan gawang Sukasto. 1-0 tim tuan rumah memimpin.

Gol itu membangkitkan semangat pemain tuan rumah. Sebaliknya, Persema semakin tertekan sepanjang pertandingan. Bahkan, beberapa menit kemudian, tim Persebaya menambah keunggulan lewat pemain asing lainnya Andew Barisic. 2-0 Bajul Ijo unggul.

Persema mulai keluar tekanan tim tuan rumah pada pertengahan babak pertama. Peluang pertama didapat Reza Mustofa. Sayang, tendangan Reza ke gawang Persebaya masih melebar. Selamat lah gawang Endra Prasetya.

Usaha tim tamu untuk memperkecil ketinggalan justru berbuah gol buat Persebaya. Terbukti, melalui sebuah skema serangan balik, Nico Susanto berhasil mencetak gol ketiga tuan rumah ke gawang Sukasto. 3-0 untuk Bajul Ijo.

Persema kembali berusaha mencetak gol pada babak kedua. Pemain keturunan Kim Jeffrey Kurniawan mengamcam gawang Persebaya. Sial, tendangan Kim masih dapat ditangkap oleh kiper Endra.

Akhirnya, Persema memastikan kemenangan menjadi 4-0 melalui gol kedua Barasic. Gol ini tercipta, setelah Barasic meneruskan umpan terobosan Nico. Skor bertahan hingga pertandingan berakhir.

Kemenangan ini, maka membuat Persebaya berhasil menggeser Persema dari puncak klasemen LPI musim ini. Meski sama-sama mengumpulkan 39 poin, namun tim asuhan Aji Santoso unggul selisih gol.

Kaka Tak Tertarik ke Serie A dan Inggris


Foto: Ricardo Kaka/Getty Images
 Ricardo Kaka

MADRID – Ricardo Kaka menegaskan dirinya tak tertarik kembali ke Italia atau bereuni dengan Carlo Ancelotti di Chelsea.

Datang sebagai pemain bintang, Kaka tak mendapat tempat reguler di Santiago Bernabeu. Mantan bintang AC Milan lebih sering duduk di bangku cadangan akibat kerap dibekap cedera.

Kondisi inilah yang mebuatnya terus diisukan bakal hengkang dari Madrid. Milan disebut-sebut menjadi tujuan Kaka. Selain itu, media juga kerap menghubungkan pemain 29 tahun dengan Chelsea yang kini ditukangi Ancelotti.

Tapi, dia sendiri memutuskan bertahan di La Liga. “Saya ingin bertahan di Madrid dan bermain untuk Madrid,” tegasnya kepada reporter.

“Ibu saya akan tinggal di London tahun depan. Dia seorang pengkhotbah dan bicara soal Tuhan,” imbuhnya, menjelaskan rencana kepindahan ibunya ke London.

“Tapi, saya memiliki tantangan di Madrid dan sekarang tak ingin berpikir soal main di Premier League atau kembali ke Italia,” tegas Kaka, seperti dikutip Goal, Rabu (18/5/2011).

Kaka berharap bisa mendapat kesempatan tampil lebih banyak di musim ketiganya bersama Los Blancos serta terhindar dari cedera. “Saya ingin kembali ke penampilan terbaik dan main untuk Madrid musim depan,” ujarnya.

“Saya menjalani dua musim yang buruk, bisa dibilang begitu. Tapi sekarang kami memenangi satu gelar copa dan mencapai semifinal Liga Champions,” tutup ayah dua anak ini.

Del Piero Akan Sambut Conte

Alessandro Del Piero (kiri)/ Foto:Getty Images
Alessandro Del Piero


TURIN – Meskipun nasib Luigi Del Neri sebagai Allenatore Juventus belum diputuskan bos Andera Agnelli, rumor tentang Antonio Conte yang akan menjadi suksesor Del Neri merebak luas, terlebih jelang giornata pamungkas akhir pekan nanti.

Jebloknya prestasi La Vecchia Signora di tangan Del Neri, menuai cercaan dan kritikan deras dari para Juventini dan publik kota Turin sendiri. Awal Minggu ini, Antonio Conte mulai naik ke permukaan sebagai bakal calon pengganti De Neri setelah legenda Juventus tersebut juga merasa tersanjung dan tertarik untuk kembali ke Bianconeri. Conte sendiri saat ini masih menangani tim Serie B, AC Siena yang musim depan akan promosi ke Serie-A.

Menanggapi rumor tersebut, salah satu veteran Bianconeri, Alessandro Del Piero menyambut hangat kabar tersebut. Ia mengaku akan sangat senang jika Conte kembali ke Juve dan dengan senang hati dibesut salah satu sahabatnya tersebut.

“Akan sangat menyenangkan bertemu dengannya lagi, terlepas dia akan jadi pelatih baru kami atau tidak,” imbuh Del Piero seperti disitat Yahoosports, Rabu (18/5/2011).

“Jika Conte menjadi pelatih baru kami, tentu saja akan saya sambut dengan hangat,” tutup Alex.

Van Der Vaart Tetap di Spurs


Foto: Rafael van der Vaart/Getty Images
 Rafael van der Vaart

LONDON – Rafael van der Vaart memberikan jawaban atas opini publik yang meragukan loyalitasnya kepada Tottenham Hotspur. Van der Vaart menyatakan akan bertahan meski gagal berlaga di Liga Champions musim depan.

Spurs tampil fenomenal di Liga Champions musim ini. Sayang, langkah mereka terhenti di babak perempatfinal setelah menyerah dari Real Madrid. Ironisnya, The Lilywhites juga gagal mengamankan posisi empat besar yang memaksa mereka harus berlaga di Europa League.

Van der Vaart disebut-sebut akan meninggalkan White Hart Lane lantaran gagal unjuk gigi di kompetisi bergengsi Eropa. Tapi, dia menampik berita tersebut.

“Kami selalu ingin main di Eropa. Sangat baik memiliki pengalaman dari Europa League dan akan menyenangkan memenangi gelar tersebut,” tandas Van der Vaart kepada The Sun.

“Saya senang bermain setiap dua atau tiga hari. Tentu, saya ingin main di Liga Champions,” imbuh mantan gelandang Real Madrid.

“Tapi, saya ada di sini baru setahun. Saya menikmatinya dan kita lihat apa yang bisa kami raih musim depan,” tutur Van der Vaart lagi, disitat Goal, Rabu (18/5/2011).

Van der Vaart mengaku kegagalan di Liga Champions akan membantu tim besutan Harry Redknapp tampil lebih baik di kancah Eropa. Dia juga menegaskan akan tampil all out demi meraih kemenangan di pertandingan terakhir melawan Birmingham City.

“Sangat penting berada di kompetisi Eropa. Anda lihat musim ini, tampil di Liga Champions membantu kami. Ini sangat penting bagi pemain dan itulah sebabnya kami ingin menang di laga terakhir lawan Birmingham,” tutup Van der Vaart.

Selasa, 17 Mei 2011

Silva dan Bommel Perpanjang Kontrak


Foto: Thiago Silva/Getty Images
Thiago Silva

MILAN - AC Milan langsung mengganjar penampilan impresif Thiago Silva dengan perpanjangan kontrak. Bek tengah ini akan bertahan di San Siro hingga 2016 mendatang.

Rossoneri memang akan menyelesaikan kontrak para pemain yang masa kerjanya habis musim ini. Namun, mereka lebih dulu mengamankan servis Silva untuk jangka panjang. Kontrak baru bek Brasil menahannya di San Siro hingga 30 Juni 2016.

Penandatangan kontrak baru Silva sekaligus mengakhiri spekulasi yang berkembang bawah pemain kelahiran 26 tahun lalu akan meninggalkan Milan dan bergabung dengan Real Madrid, Barcelona atau salah satu klub Premier League.

Selain Silva, Milan juga mengkonformasi telah memperpanjang kontrak Mark van Bommel dan Flavio Roma hingga 30 Juni 2012, demikian diwartakan Football-Italia, Rabu (18/5/2011).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian nasib pemain veteran lainnya yang kontraknya juga habis musim ini, yaitu Andrea Pirlo, Alessandro Nesta, Massimo Ambrosini, Pippo Inzaghi dan Clarence Seedorf.

Citizens Sukses Kudeta Arsenal

Foto: Carlos Tevez mendapat sambutan usai mencetak gol ke gawang 
Stoke City/Daylife
 Carlos Tevez mendapat sambutan usai mencetak gol


MANCHESTER – Manchester City sukses menyingkirkan Arsenal dari peringkat tiga klasemen sementara berkat kemenangan 3-0 atas Stoke City. Tiket otomatis Liga Champions pun dalam genggaman.

Ambisi Citizens mengkudeta Arsenal akhirnya terjadi di City of Manchester, Rabu (18/5/2011) dini hari WIB. Di hadapan ribuan pendukungnya, anak-anak asuh Roberto Mancini menekuk Stoke tiga gol tanpa balas.

Dwigol Carlos Tevez (14’ & 65’) serta Jeleon Lescott (53’) menjadi pahlawan yang mengatrol posisi Citizens ke urutan tiga. Dengan menyisakan satu pertandingan, City mengoleksi 68 poin atau unggul satu angka dari Arsenal yang berada di urutan empat.

Citizens tampil menekan sejak menit awal. Memburu tiket otomatis untuk tampil di kompetisi antarklub tertinggi Eropa menjadi pelecut semangat Tevez dkk.

Menit delapan Tevez sudah mengancam gawang Stoke yang dijaga Sorensen. Namun, tendangannya masih melebar di atas mistar gawang. Tak berapa lama, kerja sama Tevez dengan James Milner kembali membuat pertahanan tim tamu kerepotan. Tapi upaya memecah kebuntuan belum tepat sasaran.

Baru di menit 14 publik City of Manchester benar-benar bersorak. Striker Argentina membawa klub Eastlands unggul 1-0 melalui sebuah penyelesaian akhir spektakuler.

Aksi satu-dua Tevez dengan Milner terjadi di luar kotak penalti. Tevez kemudian menerobos pertahanan Stoke dan melewati dua pemaian belakang sebelum akhirnya melepaskan tembakan dari jarak dekat.

Stoke, yang menjadi lawan City di final FA Cup akhir pekan kemarin, mencoba memberikan perlawanan terhadap tuan rumah. Di menit 21 nyaris gawang Joe Hart kebobolan setelah melakukan kesalahan mengantisipasi bola. Namun, tendangan Carew yang memanfaatkan bola rebound masih bisa diblok Richards.

City beberapa kali nyaris menggandakan keunggulan di paruh pertama, namun hingga wasit meniup peluit turun minim, tak ada tambahan gol tercipta.

Tak banyak perubahan di babak kedua. Mancini tetap mengintruksikan pemainnya tampil menyerang demi memperbesar keunggulan. Hasilnya, di menit 53 Lescott ikut mencatatkan namanya di papan skor setelah sundulannya yang memanfaatkan tendangan bebas bersarang di gawang Sorensen.

Mancini kemudian melakukan pergantian pemain. David Silva ditarik keluar dan memasukkan striker Bosnia-Herzegovina Edin Dzeko. Belum lama di lapangan, mantan pilar Wolfsburg langsung menebar ancaman. Sayang, aksi Dzeko urung berbuah gol.

Citizens terus menekan pertahanan The Potters, hingga akhirnya Tevez mencetak gol keduanya di pertandingan ini. tendangan bebas mantan striker Manchester United bersarang tepat di pojok kiri gawang Sorensen.

Mencetak tiga gol membuat Citizens makin percaya diri. Dzeko hampir saja membuat City makin unggul andai tendangannya tak membentur tiang gawang. Dzeko kembali menebar ancaman di lima menit sisa pertandingan. Sayang, sundulannya masih jauh di atas mistar gawang.

Mancini kemudian mendapat sambutan meriah dari suporter City saat wasit meniup peluit akhir. Di pertandingan terakhir, Citizens akan berhadapan dengan Bolton Wanderers, sementara The Gunners ditantang Fulham. Jika berhasil menang atas Bolton, maka City berhak atas tiket otomatis ke Liga Champions.

Susunan Pemain
CITY: Hart, Richards, Kompany, Lescott, Zabaleta, Milner, De Jong, Silva, Y Toure, Johnson, Tevez / Subs: Vieira, Barry, Wright-Phillips, Given, Kolarov, Dzeko, Boyata

STOKE: Sorensen, Wilkinson, Collins, Shawcross, Wilson, Pugh, Diao, Whelan, Whitehead, Walters, Carew / Subs: Nash, Soares, Jones, Tonge, Delap, Faye, Shotton

Reja: Udinese Lebih Berpeluang ke Liga Champions


Edy Reja/ Foto: Daylife
Edy Reja

ROMA – Pelatih Lazio Edy Reja nampaknya sudah pasrah dengan peluang timnya lolos ke Liga Champions musim depan. Dengan tegas dia menyatakan kalau Udinese akan sangat sulit untuk disalip.

Diketahui Lazio yang menampati posisi kelima hanya terpaut dua poin dari Udinese di posisi keempat. Meskipun masih terbuka peluang untuk melakukan overtaking pada pekan terakhir, sialnya allenatore Biancoceleste malah lebih dulu berpikir pesimis.

“Kami berharap lebih dari yang sekarang sudah didapat. Semuanya belum selesai, namun Udinese hanya butuh satu poin untuk memastikan tempat di Liga Champions,” ujar Reja seperti dikutip Football Italia, Selasa (17/5/2011).

Udinese sendiri akan menghadapi AC Milan yang notabene sudah memastikan diri menjadi juara Serie A musim. Karena alasan itu pula Reja berpikir jalan Udinese akan lebih mulus sebab pihak lawan sudah tidak memiliki intensi lagi pada laga tersebut.

Walaupun tidak banyak berharap, Reja mengaku akan tetap memerintahkan anak-anak asuhnya tampil maksimal kala menghadapi Lecce. Setidaknya dia ingin Fernando Muslera dkk memastikan diri lolos dari kejaran AS Roma dan melanggang mulus ke Eauropa League musim depan.

“Kami akan mengejar hasil di Lecce baru kemudian melihat hasil yang diraih Udinese. Saya tidak banyak berharap. Yang paling realistis sekarang bagi Lazio ialah mengamankan posisi kelima dan lolos ke Europa League,” cetusnya.

Moratti Masih Percaya Leonardo


Massimo Moratti dan Lenardo Araujo/ Foto:Daylife
Massimo Moratti dan Lenardo Araujo

MILAN – Musim depan, Massimo Moratti, pemilik Inter Milan menyatakan keyakinannya pada Leonardo Araujo dan tidak membutuhkan Pep Guardiola untuk meraih sukses.

Ia mengungkapkan bahwa Guardiola memang seorang yang hebat. Namun Guardiola butuh seorang Lionel Messi untuk mancapai kesuksesan yang ia miliki di Barcelona. Sang taipan minyak itu juga meragukan apakah Pep akan berhasil seperti ini jika tak memiliki Messiah.

Sebaliknya, ia merasa yakin dan puas atas kinerja Leonardo yang berhasil mengangkat Inter sejak keterpurukannya di tangan Rafael Benitez. Moratti juga berjanji untuk mendatangkan Zlatan Ibrahimovic lagi. Karena menurutnya, Ibra merupakan seorang pemenang dimanapun ia bermain, seperti halnya Ronaldo (Luiz Nazario de Lima) di masa lalu.

“Untuk musim depan, saya yakin dan percaya penuh pada Leonardo. Guardiola? Menurut saya ia memang bekerja dengan sangat baik, ia sejauh ini berhasil ketika masih punya Messi dalam skuadnya,” tutur Moratti seperti dikutip Tribalfootball, Selasa (17/5/2011).

“Musim panas ini, saya pasti akan dapatkan kembali Ibrahimovic, lagipula, ia merupakan pemain yang akan membawa sebuah tim menang dalam berbagai kejuaraan,” lanjutnya.

“Saya juga pasti akan datangkan lagi Ronaldo, jika saja dia kembali muda,” pungkas Moratti.
 

Marin Tetap di Werder Bremen


Marko Marin/ Foto: Daylife
Marko Marin

BREMEN – Marko Marin memupus harapan AC Milan dan Liverpool yang sama-sama ingin memboyongnya musim depan. Sang winger dengan tegas menyatakan masih ingin bertahan bersama Werder Bremen.

“Saya tidak punya niata hengkang musim panas nanti. Di Bremen, saya bisa lebih berkembang,” tegas Marin seperti dikutip Goal, Selasa (17/5/2011).

Marin diketahui tampil gemilang di Bremen. Karena itulah dia kini diburu banyak klub Eropa termasuk Milan dan Liverpool.

Sejauh ini baru The Reds yang sudah menyatakan ketertarikan. Klub besutan Kenny Dalglish berharap Marin nantinya bisa mengisi posisi sayap kiri yang sekarang masih belum menemukan punggawa handal.

Sementara Milan menjadikan pemain asal Jerman sebagai alternatif bagi setelah dipastikan batal merekrut Arjen Robben dari Bayern Munich. Kabarnya untuk mendapatkan Marin, Rossoneri bersedia merigoh kocek 14 juta euro dan menyertakan nama Didac Villa sebagai bagian dari kesepakatan.

Fabregas Lebih Jagokan Barca


Francesc Fabregas (kiri)/ Foto:Reuters
Francesc Fabregas (kiri)

LONDON – Meski belum berseragam Barcelona, Cesc Fabregas sudah menjagokan klub lamanya tersebut dalam final Liga Champions nanti. Menurutnya, dengan permainan possession ball seperti yang diterapkan Lionel Messi dkk akan mendobrak pertahanan Manchester United.

Fabregas yang terus dikabarkan akan kembali ke Camp Nou, juga memperingatkan negative tactic yang kemungkinan diterapkan Sir Alex Ferguson guna menghadapi berbagai gempuran yang dikreasi Xavi Hernandez, takkan berhasil.

Menurutnya, permainan negative football takkan berhasil untuk membendung tim seperti Azulgrana yang selalu mendominasi bola dan memainkan triangle possession antara Xavi, Messi dan Iniesta. Lihat saja Madrid yang digebuk Barca di Bernabeu dan gagal membalas ketika berlaga di Cam Nou. Semestinya United belajar dari kegagalan Madrid.

“United selalu bertahan dengan delapan hingga sembilan pemain di belakang bola dan memanfaatkan serangan balik,” tandasnya seperti dikutip Dailyistar.co.uk, Selasa (17/5/2011).

“Jika United tidak dapat menguasai bola seperti yang selalu dilakukan Messi dan Villa, pastinya akan jadi sangat sulit bagi United,” lanjut pemenang Piala Dunia 2010 tersebut.

Tevez Bantah Kurang Harmonis Dengan Mancio

Carlos Tevez dan Roberto Mancini di Final FA Cup (Foto: Daylife)
Carlos Tevez dan Roberto Mancini di Final FA Cup


MANCHESTER - Keberadaan Carlos ‘Carlitos’ Tevez di Manchester City musim depan masih dalam tanda tanya besar. Tevez sering dianggap memiliki hubungan tidak harmonis dengan Roberto Mancini yang tentu saja dibantah mentah-mentah olehnya.

Sudah lama dirumorkan bahwa penyerang kelahiran Buenos Aires, Argentina ini sering berseteru dengan sang pelatih. Kini eks penyerang Manchester United ini dikabarkan akan berpindah klub di musim depan.

Rumor kepindahannya tersebut memunculkan isu tak sedap akibat kurang harmonisnya relasi Carlitos dengan Mancini. Pria berusia 27 tahun ini akhirnya memberikan bantahan langsung mengenai hubungannya dengan eks arsitek Inter Milan tersebut.

“Kami memiliki hubungan yang sangat baik. Kami adalah pemenang dan ingin meraih hasil yang lebih baik,” tutur Teves seperti disitat dari Tribal Football, Senin (16/5/2011).

“Kami memiliki hubungan baik diluar lapangan dan profesional. Terkadang memang ada masalah diantara kami tetapi saya pikir hal ini dapat terjadi pada semua orang,” tandasnya.

Manchester City sebenarnya masih dalam euforia kemenangan usai menggondol trofi FA Cup mereka akhir pekan lalu. Pemain bertubuh gempal ini menjadi salah satu pemain yang memiliki kontribusi besar dalam skema racikan Mancini kala mempecundangi Stoke City 1-0 di laga final tersebut.

Senin, 16 Mei 2011

Atletico Depak Hercules ke Segunda Division


Foto: Alvaro Dominguez membawa Atletico Madrid mendepak Hercules ke
 Segunda Division (Reuters Pictures)
 Alvaro Dominguez 

MADRID – Bermain di Estadio Vincente Calderon kontra Hercules, Ateltico Madrid berhasil menjaga mimpi untuk tampil di Europa League musim depan. Atletico juga mengubur mimpi Hercules untuk bertahan di kasta tertinggi sepakbola Spanyol, La Liga musim depan setelah Los Rojibalcos menumbangkan Hercules dengan skor tipis 2-1.

Atletico Madrid yang musim ini tampil fluktuatif langsung tampil menggebrak di hadapan Hercules. Tidak main-main, tim asuhan Quique Sanchez Flores itu langsung menggertak di awal laga. Atletico berhasil unggul lebih dulu melalaui gol yang disarangkan Alvaro Dominguez, dua menit selepas laga berlangsung.

Namun setelahnya, Atletico yang berhadapan dengan Hercules yang sedang berjuang menyelamatkan diri dari jurang degradasi tanpa disangka memberikan perlawanan sengit di hadapan Atletico. Setidaknya, permainan bertahan yang diperagakan Hercules membuat Atletico kesulitan untuk menambah pundit-pundi golnya. Hercules mendapat peluang emas melalui titik putih sayang seribu sayang, Trezeguet gagal mengeksekusi penalti.

Hingga turun minum, Atletico tidak mampu menambah keunggulan. Akan tetapi, Hercules yang bertanding dengan motivasi berlipat tidak sungkan menunjukkan permainan agresif di hadapan Ateltico. Hasilnya, striker gaek mereka David Trezeguet berhasil menyarangkan gol untuk menyeimbangkan kedudukan. Skor 1-1 direspon positif Atletico untuk menggungguli Hercules yang berada di jurang degradasi.

Gol Jose Antonio Reyes di pertengahan babak kedua memanfaatkan umpan Sergio Aguero praktis mengubur harapan Hercules untuk bertahan di kompetisi elite La Liga musim depan.. Sayang, Pasalnya, hingga peluit panjang dibunyikan, Hercules tidak mampu menyamakan kedudukan. Saat ini, Hercules tertahan di posisi ke 19 dengan 34 poin.

Hasil Lengkap La Liga Jornada 37

Foto: Frederic Kanoute saat merayakan dua gol kemenangan Sevilla 
atas Real Sociedad (Reuters Pictures)
Foto: Frederic Kanoute saat merayakan dua gol kemenangan Sevilla atas Real Sociedad (Reuters Pictures)
SEVILLA – Sevilla yang sempat mengalami pasang surut di sepanjang musim, kembali menunjukkan eksistensinya di papan tengah La Liga musim ini. Kemenangan 3-1 atas Real Sociedad membuat Sevilla menatap serius kompetisi Europa League.

Dalam pertarungan yang dihelat di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla meraih kemenangan berkat sepasang gol yang dicetak Frederic Kanoute dan gol tunggal Alvaro Negredo. Sedangkan, sebiji gol Sociedad dicetak Imanol Agrritxe.

Di pertandingan lainnya, Real Zaragoza yang masih terjebak di zona degradasi mendapatkan kemenangan berharga saat jumpa Espanyol. Zaragoza berhasil memetik kemenangan atas tim Catalan tersebut dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang Zaragoza disarangkan oleh Leonardo Ponzio.

Sementara itu, Valencia yang menjamu tim lemah Levante hanya bisa bermain tanpa gol. Dengan poin satu yang dikantongi, Valencia mengemas 68 poin. Tapi setidaknya, hasil ini kian memantapkan posisi Valencia untuk menatap Liga Champions musim depan, melihat gap enam poin mereka dengan peringkat ke empat, Villarreal.

Hasil mengejutkan lainnya juga didapatkan tim juru kunci Almeria yang telah memastikan diri turun kasta musim depan berhasil memukul tim Real Mallorca dengan skor 3-1. Dengan kekalahan ini, Mallorca harus turun ke peringkat 14 dalam klasemen. Tiga gol Almeria disarangkan oleh Kalu Uche, Juanma Ortiz dan Pablo Piatti. Sedangkan, satu gol balasan Mallorca dicetak oleh Pierre Webo.

Sukses brillian juga digoreskan oleh Getafe. Menjamu Osasuna di Coliseum Alfonso Perez, Getafe berhasil membungkus kemenangan dengan skor 2-0. Dua gol Getafe didapat melalui gol bunuh diri Miguel Flano sedangkan, satu gol lainnya disarangkan Pedro Rios di penghujung pertandingan atas hasil ini, Getafe bisa menarik diri dari jerat degradasi setelah mereka naik ke posisi 16.

Hasil Pertandingan La Liga
Almería 3 – 1 Mallorca
Villarreal 1 – 3 Real Madrid
Getafe 2 – 0 Osasuna
Sevilla 3 – 1 Real Sociedad
Real Zaragoza 1 – 0 Espanyol
Valencia 0 – 0  Levante
Barcelona 0 – 0 Deportivo La Coruna
Athletic Bilbao 1 – 1 Málaga
Sporting Gijon 2 – 1 Racing Santander
Atletico Madrid 2 – 1 Hercules

Jelang Akhir Musim, The Gunners Kian Memburuk

Arsene Wenger (Foto Daylife)
Arsene Wenger


LONDON - Mendekati akhir musim, performa Arsenal kian memburuk. Kalah 1-2 di kandang sendiri dari Aston Villa membuat Arsene Wenger berupaya melakukan persiapan musim dengan sebaik-baiknya.

Wenger harus gigit jari usai kehilangan poin di kandang sendiri. Timnya yang kini duduk di peringkat tiga bahkan sangat terancam turun satu peringkat dan tergusur oleh Manchester City yang terus menguntit di bawahnya.

Pelatih asal Prancis tersebut percaya bahwa bila tergusur, maka hal itu akan menjadi pukulan telak bagi mereka. Tiket otomatis The Gunners ke Liga Champions akan terancam jika harus turun ke posisi empat.

“Kami menyia-nyiakan tiga poin hari ini yang dapat membuang peluang lolos otomatis ke Liga Champions,” ujar Wenger seperti disitat dari Tribalfootball, Senin (16/5/2011).

“Itu akan menjadi kemunduran besar, tetapi kami akan mengadaptasi persiapan kami di awal musim untuk menghadapi itu,” tandasnya.

Penampilan Meriam London musim ini memang jauh dari kata memuaskan. Digadang-gadang sebagai salah satu calon kuat juara, mereka malah terperosot dan kini bertengger di peringkat tiga dengan nilai 67 poin, selisih dua poin dari City di peringkat keempat.

Safie Sali Bicara Blak-blakan


Okezone bersama Safee Sali/ Foto: Johan Sompotan-Okezone
Okezone bersama Safee Sali

JAKARTA - Stiker asal negeri jiran Malasyia, Safee Sali kini bermain di Indonesia dengan membela Pelita Jaya. Baru-baru ini Okezone berhasil melakukan wawancara personal dan berikut isi perbicangannya.

Apa yang membuat Safie tertarik untuk berkarier di Indonesia?
Yang pasti salah satunya penonton dan dari segi kompetitif para pemainnya yang lebih berkualitas, disini banyak pemain asingnya sedangkan di Malaysia belum ada sama sekali pemain asingnya, sehingga faktor kompetitifnya pun juga lebih tinggi ketimbang di Malaysia.

Sudah berapa lama Safie memperhatikan permainan sepak bola di Indonesia?
Sudah lama banget, sebelum saya kesini, saya pengen hijrah ke luar negara Malaysia, banyak negara yang saya idam-idamkan untuk bermain sepak bola salah satunya, ya Indonesia. Selain Indonesia, saya juga pengen bermain di negara vietnam, Thailand maupun Phillipina. Tapi saya rasa syukur bisa bermain dan singgah di Indonesia.

Berapa banyak tawaran yang datang ke Safie untuk hijrah dari Malaysia?
Secara resminya ada 3 dan tak resminya banyak sekali.

3 yang meminang Safie apakah dari Indonesia semua atau tidak?
Ya, memang semua tawaran yang datang ke saya adalah semua dari club sepakbola di Indonesia, ketika tawaran itu datang saya sangat exited banget, akhirnya impian saya terwujud bisa bermain di luar Malaysia.

Kalau boleh tahu 3 club yang resmi itu apa saja?
Selain Pelita Jaya, Persiba Balikpapan, Persib Bandung

Kenapa harus memilih Indonesia, padahal banyak pemain sepakbola di Asia menginginkan bermain di eropa?
Kalau bagi seorang berasal dari Asia, khususnya saya, saya ingin sekali membuka peluang untuk bisa bermain diluar Malaysia, peluang saya main di Eropa memang ada tujuan kesana dan memilih Indonesia bagi saya adalah langkah permulaan untuk menuju kesana, saya memang punya impian bermain di Eropa, tapi memang impian itu bisa dibilang agak mustahil karena usia saya sudah 27 tahun dan peluang kesana agak sukar.

Flasback sedikit boleh dong?
Boleh banget, saya malah mau bilang terima kasih banyak karena sudah meluangkan waktu untuk berbicara dengan saya.

Bisa diceritakan, bagaimana awal karier Safie bermain bola?
Kalau bagi saya, sudah main sepakbola dari usia 9 tahun dan dari situ saya sudah bisa mewakili sekolah, dan dari sana saya diminta untuk bermain sepakbola antar negeri, perlahan saya mulai meminati sepakbola lebih dalam lagi seperti apa dan dari situ saya mulai menanamkan cita-cita saya untuk bermain sepakbola.

Dari sekolah rendah hingga menengah, dan mulai memasuki ikut peringkat umur mewakili negara juga dan di usia saya yang 19 tahun saya sudah mulai masuk timnas di usia 19 tahun, kalau nggak salah 2003 atau 2004 saya sudah mewakili Malaysia di ajang Olympic.

Ketika pertama kali bermain sepak bola di Malaysia, itu klub apa?
Saya bermula dengan club kuala lumpur dan dari situ saya dilatih dengan akademi, lalu saya mulai memfokuskan diri pada sepakbola, ya bisa dibilang perkembangan bermain sepakbola saya berasal dari sana.

Main bola itu kan jarang disetujui orangtua, Safie sendiri seperti apa?
Kalau bagi keluarga saya tidak ada larangan, karena background keluarga saya memang pecinta olahraga semua jadinya, ya tidak ada masalah, dan itu tidak menjadi halangan bahkan menjadi dukungan dari keluarga.

Begitu dapat tawaran besar di Pelita Jaya, orangtua gimana?
Kalau orangtua ingin keselamatan anak terjamin, mereka risau karena saya harus jauh dari keluarga, pas saya ada disini selama 3 bulan lebih, mereka sangat senang saya bisa berkarier disini dan mereka sudah datang melihat.

Berapa lama adaptasinya, ketika menginjakkan kaki di Indonesia?
Saya rasa, saya bisa dibilang sangat cepat beradaptasi disini, banyak yang bantu saya management dari pelita jaya dan anak-anak pelita jaya pun juga mendukung saya. Selama 2 minggu hingga 1 bulan saya langsung bisa beradaptasi

Sulit nggak?
Nggak, kok karena bagi saya di Malaysia sama di Indonesia tidak berbeda jauh, mulai dari bahasa, cuacanya, makanan, permainan, lapangan dan itu tidak jauh beda.

Sudah banyak tawaran datang ke Safie sekarang ini setelah bergabung di Pelita Jaya?
Belum ada lagi tawaran resminya, saya akan melanjutkan perpanjangan kontrak saya dengan Pelita buat kedepannya nanti tapi itu belum resmi.

Bicara tawaran, kabarnya di bayar mahal,ya sama Pelita Jaya sehingga rela meninggalkan Malaysia?
Hahahahaha.....kalau soal itu tanya sama management saja.

Pelita jaya masih di posisi menengah, ada rasa kecewa tidak bisa membawa Pelita Jaya tidak masuk 10 besar atau juara?

Bagi saya, pada tingkap pemulaan masih bisa beproses, apalagi di putaran kedua, Pelita sudah menunjukkan eksistensinya, saya rasa itu perkembangan baik. Ketika saya masuk di Pelita, club itu masih di peringkat yang bawah, tapi ketika saya masuk, club Pelita bisa masuk di wilayah urutan ke 10.

Apa bedanya main di Malaysia dan di Indonesia?
Sebagai seorang pemain yang dirasakan adalah suasana dan pendukung, tapi di Malaysia tidak ada supporter yang begitu tinggi seperti di Indonesia.

Berapa lama kontrak yang ditawarkan Pelita pada Safie?
1 tahun.

Berencana untuk pindah?
Belum ada kepikiran kesana, karena saya masih ingin tetap berada di Pelita Jaya dan menghormati kontrak disana.

Setelah Indonesia yang menjadi target anda, ada target lain?
Memang saya punya target yang tinggi sebagai seorang pemain, saya ingin meletakkan cita-cita yang tinggi untuk bermain diluar Malaysia, kalau bisa saya bermain di Inggris tapi jika saya hanya mendapat main di Australia, bagi saya sudah cukup.

Biodata Safie SaliPemain favorit Safie: Wayne Ronnie, Christian Ronaldo, David Beckham

Mochammad Safie bin Mochammad Sali (Safie Sali), 29 Januari 1984. Ayah: Mochammad Sali Bin Miyan, Ibu: Maripah Bin Tussip, Anak ke 8 dari 12 saudara.

Di Usia 23 sudah bergabung Club Sepakbola di Malaysia FC Kuala Lumpur (2002-2005), 2006-2007 club sepakbola FC Serawak, 2007-2010 FC Selangor, 2011- sekarang FC. Pelita Jaya

Leonardo Aman di Nerrazurri

Marco Branca Bersama Leonardo dan Massimo Moratti (Foto: Daylife)
Marco Branca Bersama Leonardo dan Massimo Moratti


MILAN - Performa Inter Milan musim ini bisa dibilang tidak terlalu buruk musim ini. Realitas tersebut tampaknya berhasil menjamin posisi Leonardo untuk terus menjadi pelatih di tim asal kota mode Italia tersebut.
La Beneamata sempat mengawali musim dengan buruk ketika ditangani Rafael Benitez. Semenjak diambil Leonardo di awal Januari, performa Inter pun melonjak pesat dan menunjukkan tajinya di Italia.

Leonardo membawa tim milik Massimo Moratti ini mengejar AC Milan di klasemen Serie A. Namun kegagalan di derby, menyusul tersingkir di perempat final Liga Champions membuat banyak gosip berhembus tentang masa depan Leonardo.

“Saya pikir presiden Moratti telah menjelaskan niatnya mengenai masa depan,” tutur kepala transfer Inter Milan, Marco Branca.

“Kursi pelatih kami tidaklah panas tetapi sangat segar. Sekarang kami bahkan berpikir memberikannya tim yang lebih baik, namun tetap hati-hati dengan tidak membuat banyak perubahan terlalu cepat,” tukas Branca.

Walaupun gagal di Serie A, Nerrazzuri masih bisa menjuarai Coppa Italia jika menang melawan Palermo 29 Mei mendatang. Selain itu, duduk di peringkat dua klasemen dengan 73 poin membuat Inter Milan lolos ke Liga Champions musim depan.